Live is never flat, so don't give up with a problem

2. 1.Pendidikan dan PSDM
Mendidik dan pendidikan adalah dua hal yang saling berhubungan. dari segi bahasa, mendidik adalah kata kerja sedangankan pendidikan adalah kata benda. Kalau kita mendidik kita melakukan suatu kegiatan atau tindakan. dengan kata lain, mendidik adalah suatu kegiatan yang mengandung komunikasi anatara dua orang manusia atau lebih.
Langeveld seorang ahli pedagogik dari Belanda mengemukakan batasan pengertian pendidikan, bahwa pendidikan adalah suatu bimbingan yang di berikan oleh orang dewasa kepada anak yang belum dewasa untuk mencapai tujuan, yaitu kedewasaan.
Dalam GBHN 1973, dikemukakan pengertian pendidikan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah usaha sadar untuk mengembangkan kepribadian dan kemampuan peserta didik di dalam dan di luar sekolah dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan dalam arti luas berarti suatu proses untuk mengembangkan semua aspek kepribadian manusia, yang mencakup: pengetahuiannya, nilai serta sikapnya, dan ketrampilannya. Pendidikan bertujuan untuk mencapai kepribadian individu yang lebih baik.
Pengembangan Sumber Daya Manusia adalah pemanfaatan pelatihan dan pengembangan, pengembangan karir dan pengembangan organisasi yang terintegrasi antara satu dengan yang lain untuk meningkatkan efektifitas individual dan organisasi (McLagan dan suhadolnik, 1990 : 10).
Dari pengertian pengertian tersebut di ketahui bahwa pendidikan ialah hak semua warga Negara tidak terkecuali rakyat miskin, namun di saat ini Pendidikan di Indonesia dalam pelaksanaannya masih belum bisa di katakan setara dalam kualitasnya. Karena dalam berlangsungnya pendidikan yang baik haruslah memiliki pendidik yang berkualitas, metode yang baik dalam memberikan materi dan memiliki fasilitas yang baik untuk menunjangnya.
Namun di Indonesia dalam penyelenggaraan pendidikan masih terdapat kelemahan yang mengakibatkan hasil dari pendidikan yang di hasilkan tidak begitu baik dan berkualitas yakni kurangnya mutu dari pendidik yang ada di Indonesia.

2.2 Dampak yang Terjadi
a. Seorang Pendidik kurang mampu mengetahui potensi peserta didik
Seorang pendidik kurang mampu mengetahui potensi peserta didiknya yang hal tersebut dapat mengakibatkan anak didik tidak dapat tergali secara maksimal potensi yang di milikinya. Hal tersebut banyak menjadikan permasalah bagi pengembangan sumber daya manusia seperti SDM kurang dapat tergali secara maksimal.. Yang semulanya anak tersebut memiliki potensi yang begitu potensial dengan tidak adanya mutu dalam pendidikannya mengakibatkan anak tersebut tidak dapat berkembang dengan baik dan akhirnya hasil dari pendidikan tersebut tidak dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya.
b. Anak didik tidak dapat bersaing di dunia kerja
Karena SDM yang di hasilkan kuarang maka akan mengakibatkan anak didik kelak setelah lulus tidak dapat bersaing di dunia kerja. Hal tersebut dapat mengakibatkan pengangguran yang bertambah mengakibatkan jumlah kemiskinan pun bertambah pula. Hal tersebut mengakibatkan kesenjangan dalam bidang ekonomi. Bertambahnya orang kaya tidak di barengi dengan berkurangnya angka kemiskinan.
2.3 Penyelesaian
Peningkatan profesionalisme seorang pendidik sebagi salah satu tokoh kunci dalam keberhasilan proses pendidikan. Seorang Pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi agen pembelajar yang memadai untuk dapat mengelola pembelajaran yang memadai untuk dapat mengelola pembelajaran yang berkualitas. Hal ini tertuang dalam peraturan pemerintah (PP) nomor 19 tahun 2005 tentang standar Nasional Pendidikan. Seorang pendidik harus memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi sebagai agen pembelajaran meliputi kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, serta kompetensi sosial.
Salah satu kunci untuk menjadi pendidik professional adalah memahami peran yang di emban sebagai pendidik. Peran pendidik dalam pembelajaran meliputi peran sebagai perencana, pelaksana dan evaluator pembelajaran. Sebagai perencana, seorang pendidik harus merencanakan tujuan apa yang ingin di capai dalam pembelajaran. apa yang perlu di lakukan dan bagaimana melakukannya serta apa yang perlu di butuhkan untuk kegiatan tersebut.
Sebagai pelaksana pembelajaran seorang pendidik menjadi fasilitator yang mengusahakan sumber belajar yang berguna serta dapat menunjang pencapaian tujuan, motivator yang member dorongan semangat dan menguatkan perilaku – perilaku positif anak sehingga anak menampilkan berprilaku yang di harapkan, menjadi model perilaku, pengamat, pendamai dan pengasuh.
Sebagai evaluator, guru mengevaluasi proses pembelajaran yang sedang berlangsung dan juga melakukan evaluasi perkembangan anak. Informasi yang diperoleh dari hasil evaluasi tersebut di manfaatkan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran selanjutnya.
Peran dalam pendukung pembelajaran meliputi peran sebagai komunikator dan administrator. Sebagai komunikator, pendidik di tuntut untuk dapat menyampaikan pesan dengan bahasa dan cara berkomunikasi yang bisa di terima anak. Pendidik juga di tuntut untuk berperan sebagai komunikator terhadap orang tua tentang informasi – informasi program program yang dilaksanakan sekolah, informasi tentang perkembangan anak serta selalu merespon rasa ingin tahu orang tua terhadap perkembangan anaknya. Sebagai administrator merupakan tindakan lanjut darin perencanaan pembelajaran yang dilakukan dengan menyusun program tahunan, bulanan, mingguan maupun harian yang di dalamnya sudah mencakup kegiatan yang akan dilakukan.
Seorang pendidik yang professional perlu membangun kecakapan secara individu dan pekerjaan. Antara pekerjaan dan karakter individu yang bersangkutan tidak dapat dipisahkan. Guru professional harus dapat melihat seagal sesuatu dengan pandangan yang positif. dan pendidik yang baik harus :
a. Berdiskusi dengan teman sejawat, dan dapat juga dilakukan dengan membuat instrument “self assessment” sebagai acuan untuk perbaikan kedepan.
b. Mengimplementasikan program sesuai dengan tujuan bagi anak dengan mencanangkan program yang baik, terintegrasi dengan memperhatikan keseimbangan kegiatan kognitif, psikomotor dan afektif.
c. Mengatur dan mengorganisasikan ruang kelas sesuai dengan kebutuhan anak. sehingga akan menimbulakan suasana belajar yang nyaman dan akan meningkatkan konsentrasi dan penguasaan keterampilan tertentu, kerja sama dengan teman sebaya serta keterampilan memecahakan suatu masalah.
d. memiliki sikap perilaku yang mencerminkan rasa ingin tahu, semangat, kreatif, inovatif empati, toleransi, pengertian, dan kasih saying.
e. bersifat fleksibel, luwes dalam mengambil berbagai keputusan yang akan di pakai sebagai acuan dalam bertindak.
f. Mampu membina hubungan baik dengan semua pihak. terutama dengan murid, guru bersikap akrab, santun dalam berkomunikasi, sopan, selalu menunjukan perhatian, menghargai dan menanggapi semua komentar yang di ungkapkan oleh anak.
g. Mampu berkomunikasi dengan bahasa yang tepat dan menggunakan bahasa tubuh yang tepat, mengkomunikasikan dengan jelas. Dan dalam memerintah menggunkan kalimat yang sederhana.
h. Memiliki percaya diri yang tinggi yakin akan apa yang ddilakukan adalah demi kebaikan. sehingga seorang guru akan dapat menghargai diri sendiri dan orang lain.
i. Mempunyai kemampuan untuk melibatkan setiap anak dalam setiap kegiatan yang terjadi.
j. Bersifat pembelajar, mampu berpikir kritis dan memecahkan permasalahan.
h. Hangat namun menyejukkan. Pendidik adalah orang tua kedua bagi anak di sekolah. Melayani anak sesuai dengan kebutuhannya, dengan memperhatikan tumbuh kembang jasmani maupun rohaninya, adalah salah satu fungsi orang tua yang harus di jalankan.
Jika seorang pendidik siap untuk menerjunkan diri di bidang pendidikan, maka ia harus mengetahui fungsinya sebagai pendidik, memiliki etos dam etika kerja sebagi pendidik, dan bersedia belajar dalam waktu yang panjang. Guru tersebut harus melewati suatu proses dari masa masa awal sampai tingkat ia mampu mandiri dan benar – benar menyadari profesinya sebagai seorang pendidik yang professional.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: